Kamis, 20 Juni 2013

Resensi Artikel

Resensi Artikel


11.      Data Publikasi
a.       Judul                     : Basuki: Harapan Saya tidak ada UN. Hanya Membikin Stress
b.      Penulis                   : Kurnia Sari Aziza
c.       Penerbit                 : Kompas.com
d.      No/Tanggal           : 1/15 April 2013
e.       No Hal                  : 2 Halaman
f.       Tema                     : Pendidikan
22.      Sinopsis/Ringkasan
Wakil gubernur DKI Jakarta tidak setuju, jika UAN menjadi syarat kelulusan peserta didik. Menurutnya UAN hanya membikin stress saja. Seharusnya kompetensi peserta didik tidak hanya dinilai dari hasil UN melainkan dilihat pula dari sisi kedisiplinan-nya menuntut ilmu selama tiga tahun. Jika hanya berorientasi pada hasil maka siswa dan orangtuanya akan menghalalkan berbagai cara yang bisa ditempuh demi kelulusanya.
UN untuk SMA/SMK dan sederajat dimulai 15 April 2013 hingga 18 April 2013. Di seluruh wilayah DKI, ada 127.000 peserta UN yang berasal dari 1.079 sekolah, yaitu 499 SMA dan 580 SMK. Dinas Pendidikan (Disdik) DKI menggandeng lima universitas untuk membantu pelaksanaan UN, antara lain Universitas Indonesia (UI) untuk wilayah Jakarta Pusat, Universitas Tarumanegara untuk Jakarta Barat, Universitas Pancasila untuk Jakarta Selatan, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk Jakarta Timur, serta Universitas Jayabaya untuk Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. 
Khusus untuk tahun ini, waktu pelaksanaan UN paket C di Ibu Kota tidak jauh berbeda dengan UN sekolah reguler. Jika pada tahun sebelumnya dilaksanakan satu bulan setelah sekolah reguler, kali ini UN paket C digelar pada sore harinya. Namun pelaksanaan UN paket C akan menggunakan ruang kelas SMP. Sebanyak 6.992 siswa mengikuti program paket C tahun ini. 
Sementara itu, peserta didik disabilitas juga disediakan bahan UN menggunakan jenis huruf braille. Tercatat, peserta didik yang mengikuti UN dengan jenis ketunaan tunanetra sebanyak tiga peserta didik, dua di antaranya melaksanakan UN di SMA Negeri 66 Jakarta dan satu siswa lainnya di SMA Negeri 112 Jakarta. Disdik DKI juga telah menjamin pelaksanaan UN bagi peserta didik yang sedang tersandung masalah hukum atau yang tak bisa mengikuti UN karena sakit. Disdik DKI akan langsung mendatangi lokasi peserta didik itu, baik di lembaga pemasyarakatan maupun di rumah sakit.


33.      Keunggulan
Keunggulan dalam artikel ini adalah dilengkapi dengan data – data yang diperlukan untuk menunjang pernyataan yang ada. Selain itu artikel ini sangat berguna bagi para pembaca karena jika memang UAN tetap diadakan dan menjadi syarat kelulusan, hal itu tidaklah adil. Sebagai korban dari pelaksaan UAN dulu, banyak cara dilakukan demi lulus UAN.
44.      Kelemahan
Kelemahan dari artikel ini adalah dai segi penggunaan bahasa. Banyak kalimat yang terdapat kata – kata yang mubazir dan banyak kalimat – kalimat yang tidak menggunakan bahasa baku. Padahal ini adalah forum resmi yang seharusnya menggunakan bahasa baku.
55. Pendapat Akhir/ Saran
Saran dari peresensi adalah jika memang UAN ingin tetap dilaksanakan maka sebaiknya jangan dijadikan syarat kelulusan peserta didik karena UAN hanya menjadi tolak ukur yang jelek. Karena setiap siswa akan melakukan segala macam hal untuk bisa lulus UAN termasuk membeli kunci jawaban.
Saran bagi penulis artikel adalah hendaknya lebih memperhatikan lagi penggunaan bahasa dan kalimat – kalimatnya. 
 
http://antoniusgunadarma.blogspot.com/2013/05/resensi-artikel.html