Sabtu, 26 Juli 2014

Sky Full Of Stars - Coldplay

'Cause you're a sky, cause you're a sky full of stars
I'm gonna give you my heart
'Cause you're a sky, cause you're a sky full of stars
'Cause you light up the path

I don't care, go on and tear me apart
I don't care if you do
'Cause in a sky, cause in a sky full of stars
I think I saw you

'Cause you're a sky, cause you're a sky full of stars
I want to die in your arms, arms
'Cause you get lighter the more it gets dark
I'm going to give you my heart

And I don't care, go on and tear me apart
And I don't care if you do
'Cause in a sky, cause in a sky full of stars
I think I see you
I think I see you

Because you're a sky, you're a sky full of stars
Such a heavenly view
You're such a heavenly view

Terjemahan

Karena kau langit, karena kau menyebabkan langit penuh bintang 
Aku akan memberimu hatiku 
Karena kau langit, karena menyebabkan langit penuh bintang 
Karena Kau menerangkan jalan 

Aku tidak peduli, dan terus merobek air mataku kebagian 
Saya tidak peduli jika kau melakukan
Karena di langit, menyebabkan langit yang penuh bintang 
Aku pikir aku melihat kau

Karena kau langit, karena kau menyebabkan langit penuh bintang 
Aku ingin mati di tangan kau, lengan 
Karena kau mendapatkan cahaya lebih  dari  mendapatkan gelap 
Aku akan memberikan hatiku

Dan aku tidak peduli, terus merobek air mataku kebagian
Dan aku tidak peduli jika kau melakukan
Karena di langit, menyebabkan langit yang penuh bintang 
Aku pikir aku melihatmu 
Aku pikir aku melihat melihatmu

Karena kau langit, kau langit penuh bintang 
Seperti pemandangan surgawi 
Kau seperti pandangan surgawi 

Karena kau mendapatkan cahaya
lebih dari mendapatkan gelap


My Opinion

I love this song because this song inspires me 
This song tells someone admiration 
good to hear this song and not boring 
I often listen to this song because it brings a positive aura and the song is the same as what I went through










Minggu, 29 Juni 2014

IF Claused

Conditional Sentences are also known as Conditional Clauses or If Clauses. They are used to express that the action in the main clause (without if) can only take place if a certain condition (in the clause with if) is fulfilled. There are three types of Conditional Sentences.
1.    Conditional Sentence Type 1
It is possible and also very likely that the condition will be fulfilled.
Form
Text Box: if  +  simple present , subject  +  will  +  bare invinitive

Example:
1.       if i finish work early , i play tennis
2.      if she has enough time , she will come to your house
3.      if  you invite us , we will come to your wedding party


Text Box: If  +  simple present ,subject  +  can,may,must  +  bare infinitive
 
Example
1.      if  you leave now, you will arrive in time (certain result)
2.      if you leave now , you may arrive in time (possibility)
3.      if he is in hurry , he can use my car (permission)
2.    Conditional Sentence Type 2
Conditional sentence type II is used to indicate something that is contrary to fact or in real time now.
Form:


Text Box: If + subject + simple past, subject + would, could, might + bare infinitive
 

Example:
1.      If you had longer legs, you would be able to run faster
2.       If you spoke English well , he would be accepted to work here
3.       If I had a spare ticket , I would give it to him
Conditional sentence type II is also used to indicate something we did not expect to happen at the present time.
Form:


Text Box: If + subject + simple past, subject + would, could, might + bare infinitive
 

Example:
1.      If a robber came into my house, I would throw a knife at him
2.       If the man chased me , I would ran away
3.       If he wanted to kill me , I would report him to a police
3.    Conditional Sentence Type 3
Conditional sentence type III is used to indicate a completion (regret and others) about something that will never happen again at a time when now.
Form:


Text Box: If  +  subject  +  past perfect , would/could/might   +  have  +  past participle
 

Example:
1.      you had gone by car, you would have arrive in bandung
2.      If you had studied english seriously, you would spoken english well
3.       If she had tried harder, she would have been successful
4.       If you had left early, you might have arrive there
DAFTAR PUSTAKA
Cyssco, Dhanny R,
Keys to success in toefl/Penulis : Dhanny R. Cyssco.
Penyunting : Dwi Haryanto, Cetakan 1. Jakarta : Puspa Swara, 2003.

Rabu, 30 April 2014

Passive Voice

Passive voice adalah suatu grammatical construction (bentuk gramatikal) dimana subject pada sentence (kalimat) atau clause (klausa) tidak melakukan aksi, melainkan menerima aksi atau ditindaklanjuti (receiver of action) oleh agent lain (doer of action) baik disebutkan ataupun tidak. 
Sebaliknya, pada konstruksi active, subject pada sentence atau clause berhubungan langsung dengan verb dengan bertindak sebagai pelaku aksi.
Kalimat aktif dapat ditransformasi menjadi pasif, namun hanya transitive verb (mempunyai direct object) yang dapat diberlakukan demikian.

Rumus Passive Voice

Rumus passive voice adalah sebagai berikut di bawah ini.
passive voice

Catatan:

  • Auxiliary verb dapat berupa primary auxiliary verb be (is, are, am, was, were, be, been, being) maupun kombinasi antara dua primary (is/are being, was/were being, has/have been) maupun antara primary dan modal auxiliary verb (will be, will have been).
  • Kombinasi auxiliary digunakan pada bentuk pasif pada tenses. Penjelasan lebih lengkap dapat dilihat di Bentuk Pasif pada Tenses, Infinitive, dan Gerund.
  • Past participle yang digunakan berupa kata kerja transitive (memiliki direct object).
Contoh:
She can’t drive a car. (active voice, transitive), He always come on time. (active voice, intransitive)
Contoh:
play (base form) —> played (past participle), sing (base form) —> sung (past participle)

Contoh Kalimat Passive Voice pada Auxiliary Verb be:

KomponenContoh Kalimat Passive Voice
SubjectbePP
IampaidI am paid in dollars.
(Saya dibayar dalam dollar.)
the red velvet recipeisusedThe red velvet recipe is used by many people.
(Resep red velvet tsb digunakan oleh banyak orang.)
all of my shoesarewashedAll of my shoes are washed every month.
(Semua sepatu saya dicuci setiap bulan.)
large amounts of meat and milkareconsumedLarge amounts of meat and milk are consumed by many people in the countries.
(Sejumlah besar daging dan susu dikonsumsi oleh banyak orang di negara-negara tsb.)
the bookwaseditedThe book was edited by Beatrice Sparks.
(Buku tsb disunting oleh Beatrice Sparks.)
the bookswereeditedThe books were edited by Beatrice Sparks.
(Buku-buku tsb disunting oleh Beatrice Sparks.)

Pengecualian pada Transitive Verbs

Tidak semua transitive verb, kata kerja yang memiliki direct object, dapat dipasifkan. Beberapa kata kerja tersebut yang antara lain: have, become, lack, look like, mean, dll akan terdengar tidak wajar maknanya ketika dipasifkan. Beberapa contoh kalimat dari kata kerja tersebut adalah sebagai berikut.

Contoh:

  • I have a great new idea. —> tidak dapat dipasifkan dengan: A great new idea is had by me.
  • The snack contains aspartame. —> tidak dapat dipasifkan dengan: Aspartame is contained by the snack.
sumber :  http://www.wordsmile.com/pengertian-rumus-dan-contoh-kalimat-passive-voice

Senin, 31 Maret 2014

Pemasaran Industri


Minggu Pertama

Pemasaran Industri

·         Pemasaran Industri adalah kegiatan yang memfasilitasi terjadinya pertukaran produk dengan pelanggan dalam pasar industri mencakup semua perusahaan yang membeli barang dan jasa industri.
·         Pemasaan produksi mengarahkan produknya kepada:
Ø  Perusahaan manufaktur
Ø  Perusahaan yang membeli untuk membantu proses produksi
Ø  Lembaga yang membeli untuk kegiatan operasionalnya
·         Perbedaan pemasaran industri dengan pemasaran konsumsi

Tabel 1
Perbedaan Pemasaran Industri dengan Pemasaran Konsumsi

Karakteristik
Pemasaran Industri
Pemasaran Konsumsi
Nilai Volumen Penjualan
Lebih besar
Lebih kecil
Kuantitas Volume Penjualan
Lebih banyak
Lebih sedikit
Jumlah Pembeli
Sedikit
Banyak
Lokasi Pasar
Terkonsentrasi secara geografis
Tersebar
Sifat Produk
Kompleks secara teknis dan sesuai pesanan
Standar
Faktor yang Mempengaruhi Pembelian
Seragam
Tunggal
Hubungan Pembeli dan Penjual
Dekat
Impersonal
Strategi Harga
Berdasarkan Negosiasi dan Penawaran
Berdasarkan Harga Pabrik dan Harga Maks Pengecer
Metode Promosi
Penjualan Personal
Advertensi
Sifat Saluran
Lebih Langsung
Tidak Langsung
Mempertimbangkan Imbal-Beli
Ya
Tidak
Sistem Sewa
Leasing
Sedikit





·         Karakteristik Permintaan Industri

1.      Permintaan Turunan

2.      Permintaan Gabungan

3.      Permintaan Produk Industri dapat Dikatakan Tidak Elastisitas

4.      Permintaan Industri Cendrung Lebih Mudah Berubah

·         Klasisfikasi Produk Industri

1.      Berdasarkan Kategori Produk
2.      Berdasarkan Metode Penggunaan
3.      Berdasarkan Jenis Perusahaan
4.      Berdasarkan Harga/Biaya
5.      Bagaimana Proses Produksinya

·         Ruang Lingkup Pemasaran Industri
Formulasi strategi dan perencanaan pemasaran industri dimulai dengan suatu analisis terhadap lingkungan yang selalu berubah, baik mako maupun mikro. \
Sistem klasifisikasi barang/jasa akan memberikan gambaran bagaimana perencanaan dan strategi pemasaran berbeda menurut kategori barang/jasa.
Manajemen pemasaran industri berfungsi untuk menganalisis, merencanakan, melaksanakan, pengendalian diri, dari setiap prodram yang telah direncanakan untuk menciptakan hubungan baik yang saling menguntungkan.

·         Pentingnya Pemasaran Industri
Kegunaan produk industri yang berkembang dengan cepat akan mempengaruhi pola permintaan, percepatan perubahan teknologi yang dapat berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan strategi pemasaran yang inovatif. Selanjutnya semakin berkembangnya tingkat industri disuatu negara maka semakin terasa peran industrinya.










Minggu Kedua

Lingkungan Pemasaran Industri

1.      Lingkungan Fisik dan Ekologi

2.      Lingkungan Internal

3.      Lingkungan Eksternal
a.       Lingkungan Mikro
1.      Lingkungan Persaingan

2.      Lingkungan Suplier

b.      Lingkungan Makro
1.      Lingkungan Ekonomi

2.      Lingkungan Teknologi

3.      Lingkungan Hukum dan Politik

4.      Lingkungan Sosial dan Budaya


Minggu Ketiga

Strategi Industri (Pasar Industri)

·         Perencanaan Program Pasar

·         Daya Saing Industri

·         Sektor Industri

·         Strategi Export – LED Industri

1.      Promosi

2.      Edukasi

3.      Menarik Investor

4.      Citra



Minggu Keempat

Melihat dan Menentukan Letak Kekuatan Pemasaran Industri suatu Perusahaan

Dalam melihat dan menentukan letak kekuatan pemasaran industri perusahaan, caranya adalah:
1.      Melihat sektor PDB Indonesia minimal 5 periode
2.      Menentukan sektor industrinya
3.      Melihat faktor – faktor penentunya yaitu:
a.       Laju pertumbuhan
b.      Profit/laba
c.       Inflasi
d.      Pangsa pasar/laju pertumbuhan
e.       Daya tarik pasar
f.       Energi
g.      Dampak lingkungan